Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Oktober 2011

Bayi Aneh Pemakan Beras Mentah


Lombok-Mimpi; Lara 1,4 Tahun anak dari pasangan Gunasip dan Denda Ratdewi yang bertempat tinggal di Desa Sukadeana Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara ini di bilang unik bin aneh karena anak ini tidak seperti dengan anak-anak pada umumnya yang makan nasi, tetapi Lara ini memakan beras yang masih mentah, kebiasaan lara makan beras mentah sejak ia sudah mulai makan nasi, namun sayangnya justru Lara tidak makan Nasi tapi makan Beras mentah.

Menurut Gunasip Bapak kandung dari Lara, “Mengatakan bahwa kebiasaan anak bungsunya ini (makan Beras Mentah, red) sejak sudah bisa memakan makanan keras seperti nasi namun anak saya ini justru makan beras mentah.

Melihat kebiasaan anaknya yang makan beras mentah Gunasip membawanya ke bidan terdekat guna mengetahui penyebab kenapa anaknya suka makan beras mentah, tapi menurut bidan anaknya tidak mengalami gangguan apapun Cuma bawaan sejak kecil.

Ketika di tanya masalah kondisi anaknya sejak Lara mulai makan Beras mentah Gunasip menjawab, “Saya Cuma bisa berharap kepada Tuhan supaya anak saya bisa normal seperti anak-anak pada umunya yang makan nasi dan tidak makan beras lagi karena melihat kondisi pertumbuhan anak saya yang tetap seperti semula “ jelasnya.
Raden dedi

Sabtu, 08 Oktober 2011

KECAMATAN BAYAN MASIH RAWAN GIZI BURUK

Lombok_Mimpi; Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara Kasus Gizi buruk bukan sekedar isu karena hasil pemantuan tim kesehatan dari puskesmas dan beradasarkan data tersebut kecamatan bayan masih rawan kasusu gizi buruk dan gizi kurang.

Berdasarkan data diperoleh kasus gizi buruk telah mencapai 189 kasus dari 4.717 jumlah sasaran balita yang ada di kecamatan Bayan.

Menurut Ibu Yuni salah satu petugas kesehatan dari puskesmas Bayan saat di temui pada saat Posyandu di Desa Sukadana, “Bahwa Kecamatan Bayan masih rawan dengan kasus gizi buruk dengan persentase desa yang paling banyak adalah Desa Sukadana yang mencapai 46 kasus anak yang kena kasusu gizi buruk, sedangkan untuk kasus Gizi Kurang paling banyak di Desa Akar-akar yang mencapai 766 kasus, Pungkasnya”

Kemudian untuk mengatasi kasus gizi buruk dan gizi kurang tersebut diperlukan kinerja extra dari tim kesehatan maupun Pemerintah kecamatan, bila perlu diadakan perlombaan balita sehat dan lomba kinerja dari Kader posyandu, supaya bisa meningkatkan pelayanan kesehatan yang nantinya ibu-ibu datang untuk memeriksa balitanya, katanya kembali.

Di Desa Sukadana sendiri untuk mengatasi kasus gizi buruk, Tim Penggerak PKK akan mengadakan pelatihan kader posyandu dan penyuluhan untuk ibu-ibu yang rencananya akan berkerja sama dengan Tim Pengelola Kegiatan PNPM Desa sukadana, karena kerjasama ini sangat di perlukan guna mengatasi kasus gizi buruk di Desa Sukadana Pungkas Ibu Yeni Rahma S. Pd selaku  Bendahara PKK Desa Sukadana.

Raden Dedi

Rabu, 05 Oktober 2011

Penuntasan Gizi Kurang Dan Gizi Buruk Di Desa Sukadana


Lombok-mimpi: PKK dan Kader Posyandu Desa sukadana mengadakan pelatihan Kader  guna menanggulangi Kasus gizi kurang dan gizi buruk di Desa Sukadana , karena berdasarkan data dari puskesmas kecamatan bayan data gizi buruk terbesar ada didesa sukadana yang sampai mencapai 153 anak dari jumlah 783 anak sasaran posyandu.
Demikian yang dikatakan Tim Penggerak  PKK Desa Sukadana Ibu Yeni Ramah, S.Pd yang ditemui pada saat sela-sela Pelatiahan Kader   pada  5/9/2011 mengatakan bahwa kasusu gizin buruk paling banyak di Desa Sukadana  jika di bandingkan dengan Desa-Desa lain di deasa Sukadana, karena ini disebabkan para ibu tidak memperhatikan kebersihan anak,
Selain itu pula menurutnya untuk mengatasi kasus gizi buruk ini para ibu-ibu untuk meningkatkan kesehatannya terutama kesehatan anaknya, selain itu pula para petugas piosyandu harus berkerja maksimal dan apabila menemukan tanda-tanda anak menalami guzi buruk segera melaporkan ke petugas kesehatan secepatnya.
Dari petugas Pustu Desa Sukadana ibu Yuni “ untuk meningkatkan kerja-kerja Kader Posyandu Tim Kesehatan Puskesmas maupun PKK akan menadakan Lomba Kesehatan Anak dan lomba Admistrasi Posyandu,
Demikian juga yang di sampaikan oeh Serjana Pendamping Masyarakat Desa (SPMD) Karman, SH “bahwa untuk mengurangi kasus Gizi buruk Maupun gizi kurang ini diperukan sinergitas antara Tim Kesehatan Puskesmas dan tim PKK agar bissa diatasi secepatnya pungkasnya.

Judul Berita

Mari meraih mimpi untuk menuju kesuksesan